How to cite:
Zulianti, D., Nawawi, Z,M., (2022) Pengaruh motivasi dan mental kewirausahaan terhadap minat mahasiswa
manajemen untuk berwirausaha (4)1, Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik. https://doi.org/
10.46799/jequi.v4i1.69
E-ISSN:
2775-0833
Published by:
Ridwan Institute
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
e-ISSN: 2775-0833; p-ISSN: 2775-0329
Vol. 4 , No. 1, Januari 2022
PENGARUH MOTIVASI DAN MENTAL KEWIRAUSAHAAN TERHADAP
MINAT MAHASISWA MANAJEMEN UNTUK BERWIRAUSAHA
Divia Zulianti, Zuhrinal M. Nawawi
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
Email: diviaapril2304@gmail.com, zuhrinal.nawawi@uinsu.ac.id
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah unutk mengetahui pengaruh motivasi dan mental
berwirausaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa Program Studi S1
Manajemen Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Objek pada penelitian ini
adalah mahasiswa Program Studi S1 Manajemen UINSU Medan angkatan 2018-
2021 yang mayoritas sudah pernah menempuh mata kuliah Kewirausahaan.
Penelitian ini mengunakan pengumpulan data primer dan sekunder. Sampel yang
digunakan dalam penelitian ini sejumlah 30 mahasiswa dari jumlah populasi 250
mahasiwa. Data dioleh dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, uji
regresi ganda, uji uji hipotesis dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa motivasi berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan
terhadap minat berwirausaha, mental berwirausaha berpengaruh positif dan
signifikan terhadap minat berwirausaha dan secara garis besar motivasi
berwirausaha dan mental berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan
terhadap minat berwirausaha para mahasiswa Program Studi S1 Manajemen
UINSU Medan.
Kata kunci: motivasi berwirausaha; mental berwirausaha; minat berwirausaha
Abstract
The purpose of this study was to determine the effect of motivation and
entrepreneurship mentality on the entrepreneurial interest of students in the
Management Study Program of the State Islamic University of North Sumatra.
The object of this research is the 2018-2021 UINSU Medan Management
Undergraduate Study Program students, the majority of whom have taken
Entrepreneurship courses. This study uses primary and secondary data collection.
The samples used in this study were 30 students from a total population of 250
students. Data obtained by testing the validity, reliability, classical assumption
test, multiple regression test, hypothesis testing and coefficient of determination
test. The results showed that entrepreneurial motivation had a positive and
significant effect on interest in entrepreneurship, entrepreneurship mentality had
a positive and significant effect on interest in entrepreneurship and broadly,
entrepreneurial motivation and entrepreneurial mentality had a positive and
significant effect on entrepreneurial interest in students of the Management Study
Program of UINSU Medan.
Divia Zulianti, Zuhrinal M. Nawawi
2 Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik, Vol. 4. No.1, Januari 2022
Keywords: Entrepreneurial motivation; entrepreneurial mentality; interest in
entrepreneurship
Pendahuluan
Setiap mahasiswa yang lulus dari perguruan tinggi pasti berkeinginan untuk bisa
mengamalkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama belajar didunia kampus sebagai
pilihan untuk bekerja. Tapi pada nyatanya ada beberapa pilihan yang kemungkinan akan
kita alami setelah menyelesaikan studinya. Pertama, menjadi seorang pegawai atau
karyawan pada suatu perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara atau pegawai
negeri. Kedua, membuka usaha sendiri (berwirausaha) dalam bidang yang sesuai
dengan ilmu pengetahuan yang didapat selama di perguruan tinggi. Ketiga, menjadi
pengangguran karena sulit dan sengitnya persaingan atau semakin berkurangnya
lapngan kerja yang sesuai dengan latar belakang studinya (Basrowi, 2016).
Saat ini di era globalisasi, kewirausahaan (enterpreneur) merupakan persoalan
yang sangat penting untuk meningkatkan perekonomian negara. Kemajuan dan
kemunduran ekonomi suatu bangsa sangat ditentukan oleh keberadaan para
wirausahawan. Perkembangan kewirausahaan di Indonesia saat ini masih sangat rendah
jika dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya. Di negara-negara maju di Benua
Eropa maupun Amerika, setiap sepuluh menit lahir wirausahawan baru. Menjadi
seorang entrepreneur adalah sebuah pilihan untuk memenuhi kebutuhan hidup, setelah
menyelesaikan tugas yang diberikan orang tua kepada anaknya untuk mencari ilmu,
yaitu sekolah dan juga kuliah (Agustina, 2015). Setiap tindakan selalu mempunyai
motivasi yang melatar belakanginya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI, 2005), motivasi adalah kemauan
untuk berbuat sesuatu, sedangkan motif adalah dorongan. Motivasi seseorang
tergantung kepada kekuatan motifnya. Mental merupakan hal yang mendasar yang
dimiliki oleh seseorang. Definisi mental sendiri yaitu sikap seseorang dalam
berperilaku. Manusia yang bermental wirausaha mempunyai kemampuan keras untuk
mencapai tujuan dan kebutuhan hidupnya. Menurut KBBI (2005), minat adalah
kecenderungan hati yang tinggi terhadap suatu gairah atau suatu keinginan. Menurut
Heri (1998) Minat adalah suatu fungsi jiwa untuk dapat mencapai sesuatu yang
merupakan kekuatan di dalam dan tampak dari luar. Minat berhubungan erat dengan
pikiran dan perasaan. Manusia memberi corak dan menentukan sesudah memilih dan
mengambil keputusan. Perubahan minat memilih dan mengambil keputusan disebut
keputusan kata hati.
Motivasi Berwirausaha
Secara umum motivasi adalah suatu proses yang mendorong atau mempengaruhi
seseorang untuk mendapatkan atau mencapai apa yang diinginkannya baik itu secara
positif maupun negatif. Motivasi akan memberikan perubahan pada seseorang yang
muncul akibat dari perasaan, jiwa dan emosi sehingga mendorong untuk melakukan
tindakan sesuatu yang disebabkan karena kebutuhan, keinginan dan tujuan tersebut.
Pengaruh motivasi dan mental kewirausahaan terhadap minat mahasiswa manajemen
untuk berwirausaha
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik, Vol. 4. No.1 Januari 2022 3
Motivasi menjadi suatu kekuatan, tenaga atau daya, atau suatu keadaan yang kompleks
dan kesiapsediaan dalam diri individu untuk bergerak ke arah tujuan tertentu, baik
disadari maupun tidak disadari (Makmun, 2003).
Motivasi dipengaruhi oleh faktor internal/instrinsik dan faktor
eksternal/ekstrinsik. Motivasi intrinsik adalah motivasi yang bersumber factorfaktor
dalam diri sendiri. Faktor intrinsik meliputi dorongan, keinginan diri sendiri untuk
mengetahui informasi dan pemahaman, pendapat ketrampilan tertentu, mengembangkan
sikap, menikmati kehidupan dan lain-lain. Sedangkan motivasi ekstrinsik adalah bentuk
motivasi yang bersumber dari luar diri individu yang sulit dikendalikan dan dapat cepat
hilang karena dipengaruhi oleh ajakan orang lain. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat
kita simpulkan kewirausahaan adalah proses penerapan inovasi dan kreatifitas dalam
penemuan peluang usaha yang dilakukan dengan semangat, dan keberanian mengambil
resiko (Ariyanti, 2018).
Mental Berwirausaha
Secara etimologi kata “mental” berasal dari bahasa Yunani, yang sama dengan
pengertian psyche, artinya psikis, jiwa atau kejiwaan. Mental adalah sesuatu yang
berhubungan dengan pikiran atau pikiran itu sendiri. Secara sederhana mental dapat
dipahami sebagai sesuatu yang berhubungan dengan batin dan watak atau karakter,
tidak bersifat jasmani (badan).
Mental adalah sesuatu yang ada dalam diri setiap manusia, yang tidak dapat
dilihat oleh mata secara langsung, dan keduanya berhubungan dengan kepribadian
seseorang. Mental berwirausaha dapat diartikan sebagai kejiwaan seorang yang
pemikirannya selalu berusaha mencari, memanfaatkan, serta menciptakan peluang
usaha. Peluang usaha ini mungkin akan menguntungkan baik secara finansial maupun
sosial, namun resiko kerugian tak lepas menghantui kita. Tidak ada istilah rugi selama
seseorang melakukan usaha dengan penuh keberanian dan penuh perhitungan (Fadiati &
Purwana, 2011). Inilah yang disebut jiwa wirausaha. Dan berkemauan keras, keyakinan
pada diri, motivasi yang kuat adalah mental wirausaha. Mental berwirausaha adalah
kejiwaan seseorang yang berkemauan keras, keyakinan pada diri, motivasi yang kuat
adalah mental wirausaha. Dalam menjalankan suatu usaha (wirausaha) seorang pelaku
usaha harus memiliki jiwa dan mental yang:
1. Kreatif dan inovatif;
2. Optimis, tegar dan ulet;
3. Bekerja keras;
4. Multi tasking;
5. Berhemat;
6. Berani mengambil resiko.
Mental berkaitan erat dengan kepribadian seseorang. Kepribadian merupakan
unsur penting sebagai dasar dan titik tolak mencapai hasil dalam perjuangan hidup.
Pembinaan mental dan kepribadian dapat dikatakan lebih menitikberatkan membedah
pada “tenaga dalam” seperti kejujuran, ketekunan, keuletan, kemauan, tanggung jawab,
Divia Zulianti, Zuhrinal M. Nawawi
4 Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik, Vol. 4. No.1, Januari 2022
percaya diri, rajin berdaya upaya, tidak mudah putus asa, tidak mengharap belas kasih
dan kreatif (Dafiri, 2016).
Minat Berwirausaha
Minat berhubungan dengan gaya gerak yang mendorong seseorang untuk
menghadapi atau berurusah dengan orang, benda, kegiatan, pengalaman yang
dirangsang oleh kegiatan itu sendiri (Djaali, 2008). Minat merupakan kecenderungan
pada rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada
paksaan dari luar. Rasa ketertarikan itu bukan karena paksaan tapi kesadaran yang
tinggi karena keinginan yang kuat untuk mencapai tujuan. Aspek - aspek minat
menimbulkan daya ketertarikan yang dibentuk oleh dua aspek yaitu aspek kognitif dan
afektif, berupa sikap, kesadaran individual, perasaan senang, arah kepentingan individu,
adanya ketertarikan yang muncul dari dalam diri, dan berpartisipasi terhadap apa yang
diminati. Sedangkan minat wirausaha adalah keinginan, ketertarikan serta kesediaan
untuk bekerja keras atau berkemauan keras dengan adanya pemusatan perhatian untuk
berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa merasa takun akan resiko yang akan
dihadapi (Alifuddin, & Razak, 2015).
Minat berwirausaha meliputi sikap umum terhadap wirausaha, kesadaran spesifik
untuk menyukai wirausaha, merasa sendang dengan wirausaha. Untuk menjadi
wirausaha yang sukses maka seseorang harus bekerja keras, mempunyai semangat yang
tinggi dan yakin terhadap kemampuan dirinya sebagai wirausahawan.
Beberapa faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha adalah:
a) the factor inner urge adalah rangsangan yang datang dari lingkungan atau ruang
lingkup yang sesuai dengan keinginan atau kebutuhan seseorang akan mudah
menimbulkan minat,
b) the factor of social motive adalah minat seseorang terhadap obyek atau sesuatu hal,
di samping hal dipengaruhi oleh faktor dari dalam diri manusia juga dipengaruhi oleh
motif sosial,
c) emotional factor adalah faktor perasaan dan emosi mempunyai pengaruh terhadap
obyek.
Minat berwirausaha seseorang dapat dilihat dari dua indikator utama yaitu:
(1) seberapa kuat upaya seseorang untuk berani mencoba melakukan aktivitas
kewirausahaan; (2) seberapa banyak upaya yang direncanakan seseorang untuk
melakukan aktivitas kewirausahaan (seperti aktivitas dalam mengelola waktu dan
keuangan untuk tujuan berwirausaha).
Minat berwirausaha juga dipengaruhi oleh adanya soft skills yang tinggi, karena
untuk menjadi seorang wirausahawan dibutuhkan berbagai keterampilan dan karakter
pribadi yang kuat. Aspek kewirausahaan meliputi beberapa hal antara lain:
a. mampu menginderakan peluang usaha sehingga mampu melihat dan memanfaatkan
peluang untuk mengadakan langkah langkah perubahan menuju masa depan yang
lebih baik, b. memiliki rasa percaya diri dan mampu bersikap positif terhadap diri
Pengaruh motivasi dan mental kewirausahaan terhadap minat mahasiswa manajemen
untuk berwirausaha
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik, Vol. 4. No.1 Januari 2022 5
sendiri dan lingkungannya dan berkeyakinan bahwa usaha yang dikelolanya akan
berhasil,
b. berperilaku memimpin yaitu mengarahkan, menggerakkan orang lain, serta
bertanggung jawab untuk meningkatkan usaha,
c. memiliki inisiatif untuk jadi kreatif dan inovatif yaitu memiliki prakarsa untuk
menciptakan produk atau metode baru lainnya yang lebih baik, mutu dan mampu
bersaing,
d. mampu bekerja keras secara energik, tekun dan tabah untuk melakukan kegiatan
untuk mencapai tujuan tanpa mengenal putus asa, dan
e. berpandangan luas dan berani mengambil resiko serta tanggap pada saran dan kritik
sebagai dorongan untuk berbuat lebih baik.
Maka dari itu terdapat tiga hipotesis dalam penelitian ini
H1: Motivasi berwirausaha berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha
mahasiswa S1 Manajemen UINSU Medan
H2: Mental berwirausaha berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha
mahasiswa S1 Manajemen UINSU Medan
H3: Motivasi berwirausaha dan mental berwirausaha berpengaruh positif terhadap
minat berwirausaha mahasiswa
Metode Penelitian
Penelitian dilakukan di UINSU Medan. Populasi merupakan wilayah generalisasi
yang terdiri dari obyek dan subyek yang memiliki kualitas dan karakteristik tertentu
yang dtetapkan peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi
dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi S1 Manajemen FEBI UINSU
Medan Angkatan 2018-2021 yang berjumlah 250 orang.
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karateristik yang dimiliki oleh populasi.
Menurut (Arikunto, 2010) apabila subyek atau populasi kurangdari seratus lebih baik
diambil semua sehinggan penelitiannya merupakan penelitian populasi dan jika
subyeknya lebih dari seratus maka dapat diambil sampel antara 10 15% atau 20
25%. Penelitian ini mengambil sampel sebesar 20% sehingga ditemukan sampel sebesar
30 mahasiswa karena jumlah keseluruhan adalah 250 mahasiswa.
Hasil dan Pembahasan
1. Pengujian Validitas dan Reliabilitas Instrumen
a. Uji Validitas Instrumen
Pengujian validitas dilakukan dengan program SPSS dengan pengambilan
keputusan berdasarkan nilai Corrected Item-Total Correlation >0,3, maka
item/pertanyaan tersebut disebut valid dan sebaliknya. Seluruh pertanyaan untuk
variabel (Motivasi Berwirausaha, Mental Berwirausaha, dan Minat Berwirausaha)
memiliki koefisien validitas, karena nilai Corrected Item-Total Correlation > 0,3,
sehingga item-item tersebut layak digunakan sebagai alat ukur penelitian.
Divia Zulianti, Zuhrinal M. Nawawi
6 Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik, Vol. 4. No.1, Januari 2022
b. Uji Reliabilitas Instrumen
Uji Reliabilitas dilakukan terhadap item pertanyaan yang dinyatakan valid.
Uji reliabilitas dengan menggunakan rumus Cronbach Alpha dan hasil yang
diperoleh menunjukan nilai Cronbach Alpha untuk variabel (Motivasi
Berwirausaha, Mental Berwirausaha dan Minat Berwirausaha) > 0,60, artinya
ketiga variabel independen dinyatakan reliabel atau memenuhi persayaratan.
c. Uji Hipotesis
Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji t dan uji F. Uji t
digunakan untuk membuktikan pengaruh secara parsial variabel independen
terhadap variabel dependen, dan uji F digunakan untuk membuktikan pengaruh
secara serentak variabel independen terhadap variabel dependen. menunjukkan
bahwa variabel indevenden Motivasi Berwirausaha (X1) diperoleh nilai t hitung
sebesar 3,323 dengan probabilitas sig sebesar 0,002 yang nilai di bawah 0,05
sehingga Ha diterima yang artinya bahwa terdapat pengaruh positif signifikan.
Motivasi Berwirausaha (X1) terhadap Minat Berwirausaha (Y). Hasil uji t
menunjukkan bahwa variabel indevenden Mental Berwirausaha (X1) diperoleh
nilai t hitung sebesar 3,501 dengan probabilitas sig sebesar 0,001 yang nilai di
bawah 0,05 sehingga Ha diterima yang artinya bahwa terdapat pengaruh positif
signifikan Mental Berwirausaha (X1) terhadap Minat Berwirausaha (Y).
Kesimpulan
Motivasi berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat
berwirausaha. Sehingga dapat dikatakan bahwa semakin tinggi motivasi berwirausaha
yang dimiliki oleh para mahasiswa Program Studi S1 Manajemen FEBI UINSU Medan
maka minat berwirausahanya juga akan semakin tinggi.
Mental berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat
berwirausaha. Sehingga dapat dikatakan bahwa semakin kuat mental berwirausaha pada
diri para mahasiswa Program Studi S1 Manajemen FEBI UINSU Medan maka minat
berwirausahanya juga akan semakin kuat.
Secara bersama-sama motivasi berwirausaha dan mental berwirausaha
berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha, semakin meningkat
motivasi berwirausaha dan mental berwirausaha maka minat berwirausaha para
mahasiswa Program Studi S1 Manajemen FEBI UINSU Medan akan semakin
meningkat.
Pengaruh motivasi dan mental kewirausahaan terhadap minat mahasiswa manajemen
untuk berwirausaha
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik, Vol. 4. No.1 Januari 2022 7
BIBLIOGRAFI
Agustina, T. S. (2015). Kewirausahaan: Teori dan Penerapan pada Wirausaha dan UKM
di Indonesia.Google Scholar
Alifuddin, M., & Razak, M. (2015). Kewirausahaan: Strategi Membangun Kerajaan
Bisnis. Google Scholar
Arikunto, Suharsimi. (2010). Metode peneltian. Jakarta: Rineka Cipta. Google Scholar
Ariyanti, A. (2018). Pengaruh Motivasi dan Mental Berwirausaha terhadap Minat
Berwirausaha Mahasiswa. Jurnal Pengembangan Wiraswasta, 20(2), 95-106.
Google Scholar
Basrowi. (2016). Kewirausahaan untuk Mahasiswa dan Umum. Bandung: Alfabeta
Dafiri D., D. Made. (2016). Kewirausahaan. Cetakan ke-1. Depok: PT Rajagrafindo
Persada Direktorat Jenderal Pembelajaran & Kemahasiswaan Kementerian Riset,
Teknologi dan Pendidikan Tinggi. (2015). Pedoman Program Mahasiswa
Wirausaha (PMW). Jakarta.
Djaali, H., & Muljono, P. (2008). Pengukuran dalam bidang pendidikan. Jakarta:
Grasindo, 2(8). Google Scholar
Fadiati, A., & Purwana, D. (2011). Menjadi wirausaha sukses. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya. Google Scholar
Heri, P. (1998). Pengertian Minat Menurut Para Ahli Artikel Definisi Minat, Faktor,
Macam Fungsi, Peukuran, Proses. Retrieved January 28, 2019. Google Scholar
KBBI, T. (2005). Kamus besar bahasa indonesia (Edisi Keempat). Jakarta: Pusat Bahasa
Departemen Pendidikan Nasional. Google Scholar
Copyright holder :
Divia Zulianti, Zuhrinal M. Nawawi (2022)
First publication right :
Jurnal Equivalent
This article is licensed under: